caraka dan abhiseka

Pemahaman KETUHANAN

(Ida Hyang Widhi Wasa) Hindu Sederhana

Pembentukan Karakter sudah seharusnya ditanamkan dengan Proses yang tentunya tidak gampang dan memakan waktu yang lama. Pencapaian Kata Yakin / Keyakinan, adalah Capaian, bukan berarti abaikan dalam Perjalanannya.

Yakin bahwa Tuhan Yang Causa Abadi Kekal dan Sempurna. Tak sebatas Percaya karena batasan Percaya adalah Masih selalu Mencari Kebenaran.

Media Dan Lingkungan yang Paham adalah Faktor Utama. Sebagai mana halnya yang tersiharat dalam Syaair lagu ini. Selamat Mencari Keyakinan.

Advertisements

BERBICARALAH NUSANTARA



Keharuman Negeri yang tersebutkan dengan Nama “INDONESIA” adalah Warisan tanpa Batas Leluhur Nusantara – Berpuluh Bangsa  dalam satu Negara adalah Penciptaan yang Sempurna untuk anak cucu yang terlahir dalam Naungan Bendera Merah, Kepakan Sayap Burung Garuda dan Tuangan Pemahaman Tepo Seliro Undang-Undang Dasar 1945.

Pengingkaran akan Nilai Budaya dan Nusantara sebagai Negara Kesatuan Republikm Indonesia oleh satu Golongan ataupun oleh siapapun itu, sakarang dan nanti adalah Bentuk PENGHIANATAN, bukan hanya kepada Bangsa, tetapi Pendosa Besar dan Penghianatan Kepada Leluhur. 

Berjanjilah Demi Nusantara untuk selalu Menjadi “Caraka Nusantara”. Bersiaplah, karena “Caraka-Abhiseka” adalah Jiwa-Jiwa Nusantara, Wujud yang diwujudkan oleh Penguasa Kemahakuasaan. Jiwa Bangsa Indonesia ada Pada Lambang Burung Garuda, dan Dasar Negara PANCASILA adalah Kehormatan Bangsa – Harga Mati sebagai Caraka Nusantara.

Menjaganya adalah Kewajiban, bukan karena Keinginan dapatkan Hak – Karenanya Wahai Caraka… CAMKANLAH