LEPAS DARI JERAT FILSAFAT

Kini sistem berada pada logika. Logos. Dari kata logike. Rasio. Biologi, logos tentang tubuh. Logika tentang badan. Ekonomi, logika tentang ‘oikos’. Bukan ilmu. Logos berbeda dengan ilmu. Apa itu ilmu? Asal katanya dari bahasa Arab. ‘A la ma’, artinya tanda-tanda. Berilmu berarti yang pandai membaca tanda-tanda. Tanda-tanda tentang kekuasaan Allah Subhanahuwataala. Itulah ilmu. Jadi biologi, bukan bermakna ‘ilmu tentang tubuh’. Tapi logika tentang tubuh. Ekonomi juga bukan ilmu oikos. Tapi rasio tentang oikos.

Shaykh Abdalqadir as sufi berkata, ilmu berbeda dengan informasi. Jadi ilmu itu bersifat laduni. Ilmu yang datang dari langit. Ilmu itu tentang hakekat kebenaran. Hakiki. Sementara perihal diluar ilmu, itu bersifat informasi. Universitas kini, bukan mengajarkan ilmu. Tapi tentang informasi.

Karena manusia terdiri dari jiwa dan dhahir. Jiwa itulah batiniah. Dhahir itulah lahiriah. Lahir dan batin. Era kini, jamak perihal batiniah menjadi sirna. Parameter segala pondasi, diambil dari titik lahiriah. Titik logika. Inilah yang menghasilkan sistem hukum…

View original post 1,886 more words

Advertisements