Hidup dengan Borderline Personality Disorder, Seperti Apa?

Gerimis Di atas Kertas

Aku ingat, pertama kali merasakannya saat umurku 14 tahun dan bersekolah di sebuah SMP di kota kecil yang sekarang sudah aku tinggalkan. Hari-hariku saat itu adalah menimbang antara “hari ini akan jadi hari baik” atau “hari ini akan jadi hari buruk”. Circle yang sekarang sudah jauh aku tinggalkan ternyata aku sadari memang tidak pernah bisa aku lepaskan.

Aku pun enggan lagi mengingat ada hal-hal di masa lalu yang sangat menyakitkan, yang masih terjadi hingga sekarang. Setiap kali belajar mindfulness mungkin hanya setengah dari diriku yang mau menerimanya, mau berdamai, setengahnya lagi hanya berpura-pura tegar seolah semua baik-baik saja.

Keadaanku semakin memburuk, aku ingat ketika aku tidak bisa merespon hal-hal di lingkungan dengan baik. Kadang aku merasa orang-orang begitu baik seperti malaikat, namun sekali mereka melakukan kesalahan aku akan menganggapnya begitu jahat. Seringkali aku memutuskan hubungan pertemanan, tidak terhitung lagi berapa orang, berakhir menyalahkan diri sendiri karena begitu bodoh, merasa hampa…

View original post 373 more words

Advertisements